Ramadhan Diary | Bayang

May 29, 2018

Aku memandang diriku dari lantunan bayang di atas air,

Wajah yang sempurna tiada cacat cela,
Dari mata.. ke hidung.. ke bibir,
Maha suci Allah ia amat sempurna.

Air mata mula bergenang,
Angin monsun entah dari mana lembut menyapa wajah,
Menolak air mataku ke pipi,
Menjatuhkan butir jernih membasahi tudung.

Suasana yang tenang,
Aku seorang diri disini,
Sedang memikirkan tentang diriku,
Dosa-dosaku, noda-nodaku,
Yang entah banyak tidak terhitung mampuku.

Tanganku menguis batu ditanah,
Lalu dicampak batu itu ke dalam air,
Berombak air melenyapkan bayanganku,
Tetapi ia cuma seketika, 
sedetik dua bayangku kembali menjelma semula,
Ya, masih dengan rupa yang sama berwajah sempurna.

Apa aku ini mungkin seperti bayang?
Yang bila dikocak airnya lenyap dipadam ombak?
Bila ombak menghilang bayang kembali pulang?
Berapa kali dibaling batu, bayang tetap berwajah satu.

Bayang hanya ternampak bila ada cahaya dan objek,
Lalu aku bertanya apakah cahayaku dan apakah objekku,
Yang memungkinkan aku menjadi seperti bayang?

Ustaz kata cahaya itu Quran, 
Ustazah kata objek itu agama,
Ulama’ kata cahaya itu sentiasa ada,
Mualim kata objek itu penentu refleksi bayang.

Jika objeknya lurus, bayangnya lurus,
Jika objeknya bengkok, bayangnya bengkok.

Huuuhhh

Kuat bunyi aku melepaskan nafas,
Terasa berat keluh yang dipendam,
Mataku masih tidak dilepas dari bayang di atas air itu,
Lamaku tenung...

Antara cahaya, objek dan bayang
Antara Quran, agama dan aku

Jika aku ini seperti bayang,
Untuk luruskan aku,
Aku perlu luruskan agama dalam diriku.
Itu konklusi aku.


Poem by
AH

You Might Also Like

2 comments

  1. Great article, exactly what I needed.

    ReplyDelete
  2. Hello it's me, I am als visiting this website on a reguoar
    basis, this web site is really good and the isitors are truly
    sharing good thoughts.

    ReplyDelete

Thank you for leaving some comments here.

Hearts

Loves

Travel lists

Singapore
Brunei
South Korea
Aceh, Indonesia
Jakarta, Jogja, Bandung & Palembang, Indonesia
Mekah & Madinah
Japan